![]() |
Pantai Nemberala (Rote)
Pulau Rote, sebuah pulau di ujung selatan Indonesia masuk dalam wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Di pulau ini terdapat pantai dengan panorama yang indah dan ombak berkelas dunia yang selalu diburu peselancar dunia.
Untuk mencapai pulau ini Anda perlu melakukan penerbangan dari Bali menuju kota Kupang
(Bandar Udara El Tari). Sesampainya di Kupang Anda dapat menginap
terlebih dahulu di kota ini atau langsung menuju pulau Rote. Perjalanan
dapat dilanjutkan dengan mobil menuju Pelabuhan Tenau sekitar 30 menit.
Penyebrangan melalui Pelabuhan Tenau ke
Pulau Rote dengan menumpang kapal Ferry menuju Pantai Baru (Pelabuhan di
Pulau Rote) dimana perjalanan dilakukan sekitar 3-4 jam atau dengan
menggunakan kapal cepat menuju Kota Ba’a sekitar 40-60 menit.
Setelah Anda menginjak kaki di Kecamatan Ba'a, perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan kendaraan roda empat sekitar 1,5 jam. Sepanjang perjalanan, pemandangan yang dapat dilihat adalah padang rumput kering dan ranting-ranting pohon tak berdaun akibat musim kemarau. Ada kesan tersendiri melihat pemandangan itu. Indah tapi sendu.
Setelah Anda menginjak kaki di Kecamatan Ba'a, perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan kendaraan roda empat sekitar 1,5 jam. Sepanjang perjalanan, pemandangan yang dapat dilihat adalah padang rumput kering dan ranting-ranting pohon tak berdaun akibat musim kemarau. Ada kesan tersendiri melihat pemandangan itu. Indah tapi sendu.
Suasana Pantai Nembrala, Rote, masih
jauh dari keramaian. Nembrala disebut-sebut sebagai Kuta-nya Pulau Rote
dengan hamparan pasir putih. Pantai Nembrala cukup memuaskan mata dengan
air lautnya yang biru berdebur menepi ke pasir putih pantainya yang
panjang. Wisatawan yang berkunjung di Desa Nembrala menghabiskan waktu
berminggu-minggu hingga berbulan-bulan hanya untuk menikmati permainan
gelombang air laut.
Desa Nembrala juga mengisahkan keindahan
tersendiri. Selain menawarkan pemandangan pantai dengan rimbunan pohon
kelapa yang menjulang tinggi dan lambaian dedaunan yang meneduhkan.
Benar-benar memanjakan mata. Bikin segar dan damai.
Pantai Nembrala memiliki ombak berskala
internasional sehingga tidak heran banyak wisatawan mancanegara
mengunjunginya. Bahkan pada bulan Agustus hingga Oktober, ombak di
pantai ini bisa mencapai ketinggian 7 meter.
Bagi para pemburu ombak dari seluruh
dunia yang datang ke Indonesia, Pantai Nembrala telah menjadi salah satu
magnet yang mampu menarik mereka untuk menantang salah satu ombak
terbaik di Indonesia.
Di sekitar Pantai Nembrala, ada beberapa
pilihan penginapan, mulai dari hotel hingga homestay dengan tarif
puluhan ribu rupiah hingga ratusan ribu rupiah per malamnya. Meskipun
sarana terbatas namun Pantai Nembrala, Nusa Tenggara Timur layak
diacungi jempol keindahannya.
Menyusuri Pulau Rote
Jika
Anda menyusuri pulau ke arah timur, pesona pantai semakin menggoda.
Anda akan menemukan Pantai Bo’a. Pantai ini adalah tempat wisatawan
bermain selancar. Ketinggian ombak dipantai ini relatif sama dengan
pantai Nembrala.
Hanya sekitar 2-3 mil dari Pantai Bo’a,
nampak Pulau Ndana yang menjadi tempat satu peleton pasukan Marinir TNI
Angkatan Laut mengawal bangsa dari arah selatan.
Selain pasir putih yang menggoda, di Pantai Bo’a juga ada atol. Di bukit inipun sudah ada orang asing yang membangun penginapan di tengah hutan dan jika tertarik bisa menyeberang ke Pulau Ndana. Di sana ada banyak rusa timor yang dilindungi, sekaligus menjadi markas TNI AL.
Pengunjung juga bisa melanjutkan
petualangan ke Oeseli yang jaraknya hanya sekitar 3 kilometer dari Bo’a.
Di sepanjang jalan menuju Oeseli dijumpai banyak bukit karang ditumbuhi
pohon kerdil. Nampak seperti taman bonsai. Berkutnya Anda akan
menjumpai Pantai Oeseli yang memiliki sebuah gerbang besar dari bukit
batu cadas.Selain pasir putih yang menggoda, di Pantai Bo’a juga ada atol. Di bukit inipun sudah ada orang asing yang membangun penginapan di tengah hutan dan jika tertarik bisa menyeberang ke Pulau Ndana. Di sana ada banyak rusa timor yang dilindungi, sekaligus menjadi markas TNI AL.
Bukit batu cadas itu, membentuk sebuah gerbang besar untuk mengintip wilayah selatan. Di seberang selatan Oeseli tampak Pulau Ndana yang segar menghijau. Pulau Ndana, adalah pulau paling selatan Indonesia, jaraknya hanya 70 mil dari gugusan Pulau Pasir.
Pantai Nemberala di Kec. Rote,Obyek wisata ini sudah cukup dikenal bukan saja wisatawan asal Negara Kanguru (Australia ) tapi juga dikenal secara luas oleh para wisatawan Amerika, Eropa dan sebagainya Jarak tempuh dari ibu kota Ba’a + 30 Km dengan menggunakan Bus atau Mikrolet yang cukup nyaman serta ditopang dengan kondisi jalan yang cukup memadai. Panorama dan keistimewaan pantai Nemberala – Bo’a karena gelombang laut atau dikenal dengan “Gelombang” yang sangat cocok untuk para wisatawan melakukan olah raga Surfing (selancar) pecahannya ke kanan yang Barat Daya, pantai ini sangat dikenal dengan pasir putih yang indah dan menawan serta ombaknya sangat bagus dan menarik dengan 8 kali gulungan merupakan tantangan bagi peselancar dunia. Pemda Rote Ndao bekerjasama dengan organisasi Bali melakukan lomba selancar bertaraf internasional yang dilaksanakan pada bulan September – Oktober setiap tahunnya. Pemandangan siang hari maupun saat matahari terbenam di pantai berpasir putih ini sama indah dan eksotiknya. Dibandingkan dengan Pantai Kuta dan Pantai Sanur di Bali, Pantai Sengigi di Lombok, Pantai Natsepa di Ambon. Pantai Nemberala yang terletak di ujung barat Pulau Rote ini terlihat jauh lebih panjang garis pantainya yang putih bersih, pengunjung seakan berada di Pantai Kuta, Bali dengan suasana yang terasa lebih tentram.
Yang paling terkenal di Nemberala adalah atmosfir lautnya. Suasana di seputar pantai begitu tenang, tidak begitu ramai dengan pemandangan laut yang menawan. Wisatawan bisa melakukan surfing sepuasnya karena gulungan ombak yang besar bahkan antara bulan September dan Oktober menjadi favorit karena ada lomba selancar internasional.
Bagi yang ingin bermalam, di Nemberala terdapat beberapa villa yang dikelola oleh turis asing yang jatuh cinta dengan keindahan Nemberala serta beberapa home stay yang dikelola oleh masyarakat lokal dengan harga yang bervariasi mulai dari harga bintang lima hingga kelas melati.
Jasa angkutan umum dan jasa angkutan sepeda motor (ojek) selalu tersedia di Pelabuhan Ba'a maupun di Dermaga Pantai Baru untuk mengantar wisatawan ke Nemberala dengan jarak tempuh sekitar 45 kilometer dari Kota Ba'a, ibukota dari Kabupaten Rote Ndao. Dari Kota Kupang (Pulau Timor), dibutuh waktu antara 1,5-2 jam pelayaran dengan kapal ferry cepat atau 3,5-4 jam menggunakan kapal ferry lambat jenis ro-ro. Ada pesawat terbang dari Bandara El Tari Kupang ke Bandara D.C. Saudale-Ba'a dengan lama penerbangan antara 20-30 menit.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar