Sabtu, 18 April 2015



Pantai Nemberala (Rote)

 

 

 


Pulau Rote, sebuah pulau di ujung selatan Indonesia masuk dalam wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Di pulau ini terdapat pantai dengan panorama yang indah dan ombak berkelas dunia yang selalu diburu peselancar dunia.
Untuk mencapai pulau ini Anda perlu melakukan penerbangan dari Bali menuju kota Kupang (Bandar Udara El Tari). Sesampainya di Kupang Anda dapat menginap terlebih dahulu di kota ini atau langsung menuju pulau Rote. Perjalanan dapat dilanjutkan dengan mobil menuju Pelabuhan Tenau sekitar 30 menit.
Penyebrangan melalui Pelabuhan Tenau ke Pulau Rote dengan menumpang kapal Ferry menuju Pantai Baru (Pelabuhan di Pulau Rote) dimana perjalanan dilakukan sekitar 3-4 jam atau dengan menggunakan kapal cepat menuju Kota Ba’a sekitar 40-60 menit.

Setelah Anda menginjak kaki di Kecamatan Ba'a, perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan kendaraan roda empat sekitar 1,5 jam. Sepanjang perjalanan, pemandangan yang dapat dilihat adalah padang rumput kering dan ranting-ranting pohon tak berdaun akibat musim kemarau. Ada kesan tersendiri melihat pemandangan itu. Indah tapi sendu.
Suasana Pantai Nembrala, Rote, masih jauh dari keramaian. Nembrala disebut-sebut sebagai Kuta-nya Pulau Rote dengan hamparan pasir putih. Pantai Nembrala cukup memuaskan mata dengan air lautnya yang biru berdebur menepi ke pasir putih pantainya yang panjang. Wisatawan yang berkunjung di Desa Nembrala menghabiskan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan hanya untuk menikmati permainan gelombang air laut.
Desa Nembrala juga mengisahkan keindahan tersendiri. Selain menawarkan pemandangan pantai dengan rimbunan pohon kelapa yang menjulang tinggi dan lambaian dedaunan yang meneduhkan. Benar-benar memanjakan mata. Bikin segar dan damai.
Pantai Nembrala memiliki ombak berskala internasional sehingga tidak heran banyak wisatawan mancanegara mengunjunginya. Bahkan pada bulan Agustus hingga Oktober, ombak di pantai ini bisa mencapai ketinggian 7 meter.
Bagi para pemburu ombak dari seluruh dunia yang datang ke Indonesia, Pantai Nembrala telah menjadi salah satu magnet yang mampu menarik mereka untuk menantang salah satu ombak terbaik di Indonesia.
Di sekitar Pantai Nembrala, ada beberapa pilihan penginapan, mulai dari hotel hingga homestay dengan tarif puluhan ribu rupiah hingga ratusan ribu rupiah per malamnya. Meskipun sarana terbatas namun Pantai Nembrala, Nusa Tenggara Timur layak diacungi jempol keindahannya.


Menyusuri Pulau Rote
Jika Anda menyusuri pulau ke arah timur, pesona pantai semakin menggoda. Anda akan menemukan Pantai Bo’a. Pantai ini adalah tempat wisatawan bermain selancar. Ketinggian ombak dipantai ini relatif sama dengan pantai Nembrala.
Hanya sekitar 2-3 mil dari Pantai Bo’a, nampak Pulau Ndana yang menjadi tempat satu peleton pasukan Marinir TNI Angkatan Laut mengawal bangsa dari arah selatan.

Selain pasir putih yang menggoda, di Pantai Bo’a juga ada atol. Di bukit inipun sudah ada orang asing yang membangun penginapan di tengah hutan dan jika tertarik bisa menyeberang ke Pulau Ndana. Di sana ada banyak rusa timor yang dilindungi, sekaligus menjadi markas TNI AL.
Pengunjung juga bisa melanjutkan petualangan ke Oeseli yang jaraknya hanya sekitar 3 kilometer dari Bo’a. Di sepanjang jalan menuju Oeseli dijumpai banyak bukit karang ditumbuhi pohon kerdil. Nampak seperti taman bonsai. Berkutnya Anda akan menjumpai Pantai Oeseli yang memiliki sebuah gerbang besar dari bukit batu cadas.

Bukit batu cadas itu, membentuk sebuah gerbang besar untuk mengintip wilayah selatan. Di seberang selatan Oeseli tampak Pulau Ndana yang segar menghijau. Pulau Ndana, adalah pulau paling selatan Indonesia, jaraknya hanya 70 mil dari gugusan Pulau Pasir.

Pantai Nemberala di Kec. Rote,Obyek wisata ini sudah cukup dikenal bukan saja wisatawan asal Negara Kanguru (Australia ) tapi juga dikenal secara luas oleh para wisatawan Amerika, Eropa dan sebagainya Jarak tempuh dari ibu kota Ba’a + 30 Km dengan menggunakan Bus atau Mikrolet yang cukup nyaman serta ditopang dengan kondisi jalan yang cukup memadai. Panorama dan keistimewaan pantai Nemberala – Bo’a karena gelombang laut atau dikenal dengan “Gelombang” yang sangat cocok untuk para wisatawan melakukan olah raga Surfing (selancar) pecahannya ke kanan yang Barat Daya, pantai ini sangat dikenal dengan pasir putih yang indah dan menawan serta ombaknya sangat bagus dan menarik dengan 8 kali gulungan merupakan tantangan bagi peselancar dunia. Pemda Rote Ndao bekerjasama dengan organisasi Bali melakukan lomba selancar bertaraf internasional yang dilaksanakan pada bulan September – Oktober setiap tahunnya. Pemandangan siang hari maupun saat matahari terbenam di pantai berpasir putih ini sama indah dan eksotiknya. Dibandingkan dengan Pantai Kuta dan Pantai Sanur di Bali, Pantai Sengigi di Lombok, Pantai Natsepa di Ambon. Pantai Nemberala yang terletak di ujung barat Pulau Rote ini terlihat jauh lebih panjang garis pantainya yang putih bersih, pengunjung seakan berada di Pantai Kuta, Bali dengan suasana yang terasa lebih tentram.
Yang paling terkenal di Nemberala adalah atmosfir lautnya. Suasana di seputar pantai begitu tenang, tidak begitu ramai dengan pemandangan laut yang menawan. Wisatawan bisa melakukan surfing sepuasnya karena gulungan ombak yang besar bahkan antara bulan September dan Oktober menjadi favorit karena ada lomba selancar internasional.

Bagi yang ingin bermalam, di Nemberala terdapat beberapa villa yang dikelola oleh turis asing yang jatuh cinta dengan keindahan Nemberala serta beberapa home stay yang dikelola oleh masyarakat lokal dengan harga yang bervariasi mulai dari harga bintang lima hingga kelas melati.
Jasa angkutan umum dan jasa angkutan sepeda motor (ojek) selalu tersedia di Pelabuhan Ba'a maupun di Dermaga Pantai Baru untuk mengantar wisatawan ke Nemberala dengan jarak tempuh sekitar 45 kilometer dari Kota Ba'a, ibukota dari Kabupaten Rote Ndao. Dari Kota Kupang (Pulau Timor), dibutuh waktu antara 1,5-2 jam pelayaran dengan kapal ferry cepat atau 3,5-4 jam menggunakan kapal ferry lambat jenis ro-ro. Ada pesawat terbang dari Bandara El Tari Kupang ke Bandara D.C. Saudale-Ba'a dengan lama penerbangan antara 20-30 menit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar